Yusuf Mansur awali pembangunan Graha Rumah Tahfidz

ustadz haji yusuf mansur mengawali pembangunan graha properti tahfidz selama kota palembang, sumatera selatan, senin dengan mengerjakan peletakan batu pertama juga penggalangan dana pada acara lelang amal.

pada kesempatan tersebut ustadz yusuf mengatakan pembangunan graha itu menunjukkan kehadiran properti tahfidz atau pesantren mikro dalam daerah ini mendapat respon dan luar biasa dari penduduk.

perkembangan properti tahfidz ataupun pesantren mikro dan merupakan jenjang lanjutan taman pendidikan alquran (tpa) tersebut lumayan pesat, selama kurun waktu dua tahun pada sumsel sudah berdiri 33 unit, ujarnya.

menurut dia, pembangunan graha rumah tahfidz sangat baik, karena bisa mendukung aktifitas properti tahfidz yang tersebar pada sejumlah daerah sumsel yang lain karena pada web ini setelah itu komplit fasilitas pendukung yang cukup lengkap.

Informasi Lainnya:

graha properti tahfidz disamping mempunyai website mendidik santri penghafal al quran, juga memiliki laboratorium al quran, juga pusat pelatihan serta penelitian.

untuk mempercepat pembangunan itu diharapkan bantuan dari semua ummat islam pada daerah ini karena dana yang dibutuhkan cukup besar.

saya mau bangunan ini segeralah beres, setelah itu programnya bisa dimulai untuk pembibitan penghafal al quran selama sumsel, katanya.

sebelum bangunan tersebut selesai, pengurus forum properti tahfidz sumsel bisa menyiapkan situs santri inden, meskipun gedung belum tuntas pihak tua dapat mendaftarkan anaknya maka santri selama tempat ini, ujar ustadz yusuf.

sementara ketua forum properti tahfidz sumsel masagus fauzan yayan menungkapkan, pembangunan graha properti tahfidz ini berkat dukungan donatur dan peduli terhadap pengembangan pesantren mikro itu.

berkat dukungan dari warga, secara bertahap rumah tahfidz mampu maju dalam provinsi berpenduduk 8,5 juta jiwa yang mayoritas beragama islam.

jumlah properti tahfidz dalam provinsi ini secara bertahap terus bertambah sekalipun perkembangannya tidak secepat seperti dan diinginkan, katanya.

sejak dikembangkan selama sumsel di dua tahun kemarin, hingga kini persentasi rumah tahfidz dalam provinsi ini telah mencapai 33 unit.

jumlah properti tahfidz itu ingin terus ditambah sampai mencapai target minimal yang diinginkan sebanyak 100 unit tersebar selama berbagai wilayah sumsel dan mempunyai 15 kabupaten serta kota tersebut, kata yayan pula.